Situs slot online

Acehbola Rupiah

Friday, April 22, 2016

Pria Yang Melukai Diri Sendiri Atas Kata CINTA

Apakah Bodoh Pria Ini Karena Dia Sanggup Mengambil Pisau Dan Cederakan Diri Dengan Sangat Parah Hanya " Kerena CINTA. " Dia Kemudian Mengupload Video ini Kedalam Youtube Dan "TAG" nama teman Perempuannya Sambil Bilang This Is For You.



Para" Pria Jangan Gara" Perempuan Anda Jadi Begini
Sayangi Hidup Kita
Dan Sayangi Kedua Orang Kita

Baca Juga Foto" Update Terbaru DAri Film Baywatch

Klik Disini

Sunday, April 17, 2016

RENUNGAN | Hidup Ini Indah Tapi Hanya Untuk Sementara

Hidup ini memang indah penuh nikmat, tapi sifatnya hanyalah sementara., ada sebuah kata -kata yang berbunyi :" Nikmatilah hidup ini sebelum matimu," Hidup ini indah, tapi hanya untuk bersifat sementara.
Kesenangan menipu..
Keindahan yang sesaat..
Itulah hidup di dunia, hanya sebentar kita merasakannya, dan hanya sebentar juga kita melupakannya. Ingatan - ingatan dimasa lalu bersama sahabat, keluarga dan orang yang kita cintai sangatlah indah untuk di kenang tapi kadang juga sedih dan meneteskan air mata

  • Bersama Sahabat, kita mengerti tentrang arti tolong menolong dan berbagi masalah dan solusi
  • Bersama Kekasih, kita mengerti tentang arti sebuah ketulusan
  • Bersama Keluarga, kita mengeerti tentang arti kehidupan
Akankah semua ini akan tetap seperti ini?
Akankah kita selalu bersama saling sapa menyapa? Hm...
Mungkin nanti, jika kita mati semua ini hanya tinggal kenangan dan cerita.

Maka dari itu... Jalanilah hidup yang sangat cepat dan singkat ini dengan kebaikan, sebelum kematian menjemput kita.

Mayat manusia itu diikuti oleh tiga hal, dua kembali dan satu yang tetap bersamanya. Dia diikuti keluarganya, hartanya, dan amalnya. Keluarga dan hartanya kembali, sementara amalnya tetap bersama.

  • • Jika kematian datang, tidak ada teman, tidak juga keluarga, dan tidak ada harta kekayaan. Hanya aku dan amalku.
  • • Kematian bagi setiap manusia sudah jelas dan pasti. Tinggal menunggu jadwal kita. Masihkah kita bermain-main dengan kehidupan ini?.
  • • Ingatlah mati, karena kematian tidak akan melupakanmu.
  • • Bila waktu sudah berlalu dan umur telah berakhir, teman terbaikmu adalah amal.
  • • Hidup dan mati sama-sama butuh persiapan, tapi persiapan mati sering sekali dilupakan.
  • • Saat malaikat izrail mencabut nyawa alangkah malangnya saat ajal tiba bila masih berlumur dosa berbalut nista.
  • • Kebanyakan kita mati-matian hanya mengejar gelar di dunia yaitu sarjana, master, doktor, profesor. Tapi tak menghiraukan untuk mempersiapkan gelar tertinggi manusia yaitu Almarhum.

Saturday, April 16, 2016

Kalau Memang Sudah Tak Jodoh dari Awal, Untuk Apa Harus Dipaksakan?



Karena suatu hal, banyak pasangan yang memaksakan suatu hubungan yang sebenarnya sudah sulit untuk dipertahankan. Entah karena sudah tak cocok atau ada faktor X yang membuat hubungan tersebut tak bisa dilanjutkan. Namun di sisi lain, ada hal yang membuatmu sulit untuk melepaskannya. Bisa jadi waktu dan kenangan yang sudah kalian lalui bersama menjadi penghalang bagimu untuk melupakannya. Padahal kamu tahu pasti bahwa memaksakan hubungan ini justru membuat kalian semakin hancur.

1. Kamu hanya sedang menanam bom waktu dalam hubungan yang bisa meledak kapanpun.

  

2. Jika berpacaran dengannya meningkatkan gengsi, tentunya ada banyak cara yang lebih membahagiakan meningkatkan gengsimu daripada menyiksa perasaan.


3. Memaksa hubungan ini berarti kamu sedang menunda kebahagiaan yang sebenarnya.


4. Kamu fokus mempertahankan hubungan ini demi nama cinta dan kesetiaan. Coba lihat di sekitarmu, mungkin ada sosok yang menantimu dan siap dengan cinta yang tulus.


5. Hidupmu adalah tanggung jawabmu. Tekanan dari luar yang memaksamu untuk terus menggandeng tangannya tak akan merasakan betapa sakitnya cinta yang dipaksakan.


6. Sebenarnya kalian harus bertanya pada diri sendiri, apa sebenarnya yang kalian harapkan dari hubungan ini. Jika tak ada harapan, maka tak seharusnya ada perjuangan dan pengorbanan.

7. Kesalahanmu bukan terletak pada saat kamu memilihnya, kesalahanmu adalah ketika tetap bertahan dalam hubungan yang terpaksa ini.


Jika memang tak mungkin untuk dilanjutkan, untuk apa masih dipertahankan? 

Thursday, April 14, 2016

Rumah Tanggaku Hancur Karena FB dan BB. Renungkanlah Wahai Saudariku

Lely, Ibu rumah tangga dengan satu anak. Umur 26 thn tapi banyak yang bilang aku masih seperti gadis.

Di sela-sela kesibukanku bekerja di konveksi, aku coba buka BB baru pemberian suamiku. Tak lupa ku coba buka akun facebookku. Kangen rasanya seru-seruan dengan teman- teman SMA dulu.
Dari fb, ku mengenal laki-laki. Pemuda yang sukses dengan perdagangan dan
pendidikannya.


Awalnya kami cuma saling like status lama kelamaan beralih saling berkirim pesan. Dalam pesan-pesan yang singkat kami pun saling rinci keadaan. Meski dia tahu aku istri dan ibu dari anak 4thn, dia tetap manis menanggapinya.

Dari situ, kami teruskan kirim pesan dengan saling berikan pin BB. Kirim foto dan berujung pada janjian adakan pertemuan. Aku benar-benar khilaf dan terbuai suasana. Dia memang lebih ganteng dari suamiku dan tak segan-segan memberikan sepatu, seragam sekolah, seragam olah raga dan tas mahal untuk anakku. Bayangkan untuk membeli barang tsb

dia rela merogoh ATM nya. 
Aku begitu terharu. Itulah awal pertemuanku. Hari berikut koment-komentny a mulai sedikit genit dan nakal. Dan anehnya aku makin terhibur dengan inbok-inbok nakalnya. Mulailah setan merayapiku. Aku tak segan-segan memberi foto telanjang dada permintaannya. Malam-malam yang ada penuh bunga-bunga bangkai bertebaran. Invite BB, FB dan mention twitter begitu berani, vulgar dan menantang birahi.

Aku gak menyangka, meski sudah beranak satu tapi masih ada perjaka yang menyukai. Belum lagi, di profilnya dia merupakan mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di jogjakarta. Minggu itu, di pertemuan kedua, kami sudah langsung cek in hotel di kotaku jakarta. Sebulan dia di jakarta membuat kami sering adakan pertemuan hingga sampai pertemuan ke delapan. 3 bulan berlalu, aku mulai hamil. Aku merasa biasa saja. Tapi kedua orang tuaku bingung dan mempermasalahka. Pasalnya, sudah setahun suamiku kerja di pengeboran lepas pantai luar jawa. Dan sudah barang tentu tak pernah setahun ini menyentuhku. Aku tetap bilang pada mereka, bahwa ini adalah janin suamiku. Tapi kedua orang tuaku tetap menuduhku melakukan serong.

Akhirnya, suamiku pun dituntut pulang. Tanpa basa-basi, suamiku pun cek BB dan FB ku. Aku demikian bingung dan panik. Masih ada pesan-pesan nakal ku di situ. Aku menangis sejadi-jadinya. Menyembah-nyemb­ah, bertekuk lutut di hadapan suami dan kedua orang tua kandungku.


"Menantuku, cepat ceraikan dia, biarlah aku kehilangan anak gadis dari pada kehilangan menantu dan cucu sebaik kamu." kata ibuku "Dan kamu..!" ibu menudingku dengan mata berair. "Pergilah kemana kau mau, sekarang juga. Dan jangan pernah kau tampakkan wajah menjijikkanmu di hadapanku dan keluargaku." Aku keluar rumah dengan tangisan anakku.


Bahkan untuk memelukpun aku tak diizinkan. Ku coba minta pertanggung jawaban dari lelaki itu, namun BB FB nya sudah tak aktif lagi. Ku beranikan diri datang ke jogja kampus dimana dia kuliah. Di KABAG kemahasiswaan, ternyata tak menemukan nama yang ku maksud. Aku tunjukkan foto wajahnya, dan ternyata tiada ditemui wajah yang seperti itu. Aku menangis sejadi-jadinya. Kandunganku sudah hampir 6 bulan. Uang sangu pun menipis. Tak tahu kemana arah diuntung. Tak tahu Kemana nasib akan menuntun. BB dan FB benar-benar memporak -porandakan rumah tanggaku.

# ibu-ibu, bapak-bapak dan sahabat-sahabat ku yang baik, gunakan BB FB sesuai kebutuhan dan kemanfaatannya, bila tak ada manfaaatnya dan malah menjerumuskan kita kedalam kemaksiatan, maka demi keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga, berhati hatilah main FB, chating dan invite BB.

Tuesday, April 5, 2016

Lima Alasan Anak Pertama Banyak Kelebihan

Peneliti mengatakan bahwa anak tertua memiliki IQ lebih tinggi.

 

Bukan berarti anak kedua, ketiga, dan seterusnya bukanlah yang terbaik. Namun menurut peneliti, anak pertama memiliki lebih banyak kelebihan, jika dibandingkan dengan adik-adiknya.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa urutan kelahiran memiliki peran penting dalam perkembangan anak. Berikut ini lima alasan anak pertama adalah yang terbaik, seperti dilansir Huffington Post.

Lebih pintar

Peneliti mengatakan bahwa anak tertua memiliki IQ lebih tinggi dibanding saudara mereka. Pada penelitian 2007, dari 250 ribu orang Norwegia yang diteliti, rata-rata mereka memiliki IQ 2,3 lebih tinggi dari saudaranya.

Peneliti percaya ini terjadi karena pengaruh lingkungan, bukan genetik. Anak tertua lebih sering mengajari adik-adiknya, di mana hal ini membantu mereka untuk mendapat informasi lebih baik.

Lebih bertanggung jawab


Anak tertua cenderung menjadi seseorang yang paling fokus, pada kesetiaan dan keberhasilan dalam keluarga. Dan sebagai hasilnya, mereka sering terlihat sebagai orang yang lebih bertanggung jawab dan penurut

Lebih sukses

Menurut ahli psikologi Ben Dattner, anak pertama terlahir untuk berorientasi pada keberhasilan dan berkeinginan untuk menyenangkan orang tua mereka.

Peneliti juga mengatakan bahwa anak pertama cenderung mendominasi adik-adiknya sebagai sosok yang memiliki wewenang. Kondisi ini membuat mereka siap mengambil peran pimpinan dalam dunia profesional.

Taat pada peraturan

"Anak pertama cenderung bertanggung jawab, kompetitif, dan menjaga tradisi keluarga. Beda dengan anak kedua yang cenderung senang bermain, pemberontak," ujar psikolog asal Belgia, Vassilis Saraglou.

Lebih teliti

Dalam penelitian pada 2015, ditemukan bahwa anak pertama lebih teliti, lebih ramah, dibanding adik-adiknya.